Obat Memperlambat HIV

Obat Memperlambat HIV

HIV atau Human immunodeficiency virus  adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Virus yang merusak daya tahan tubuh dengan menyerang sistem kekebalan/imunitas tubuh sehingga sistem kekebalan tubuh menjadi tidak berdaya dalam melawan infeksi. Sampai saat ini belum bisa dipastikan sumber utama penyebab adanya virus HIV. Virus ini pertama kali ditemukan pada tahun 1959 dari sampel darah seorang laki-laki dari Kinshasa di Republik Congo dan tidak dIketahui bagaimana ia terinfeksi dan mendapatkan obat HIV.

AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sindrom atau infeksi yang timbul akibat virus HIV dan merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Dengan demikian akan mempermudah semua jenis virus menjangkiti tubuh manusia tanpa takut diserang oleh imun tubuh lagi, seperti SIV (Simian immunodeficiency virus) dan FIV (Feline immunodeficiency virus).

Gejala AIDS

Dalam sebagian besar kasus, gejala HIV adalah hasil dari infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan parasit. Kondisi ini biasanya tidak terjadi pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat, yang melindungi tubuh terhadap infeksi.

Tanda dan gejala awal infeksi HIV

Banyak orang dengan HIV tidak memiliki gejala selama beberapa tahun, sedangkan yang lain mungkin mengalami gejala mirip flu, biasanya dua sampai enam minggu setelah terkena virus. Gejala-gejala dapat bertahan hingga empat minggu.

Gejala awal infeksi HIV dapat mencakup:

– Sakit tenggorokan

– Berkeringat (terutama pada malam hari)

– Pembengkakan kelenjar

– Demam

– Panas dingin

– Nyeri sendi

– Sakit otot

– Ruam merah

– Kelelahan

– Lesu

Infeksi HIV tidak bergejala

Dalam banyak kasus, setelah gejala awal hilang, tidak akan ada gejala yang lebih lanjut selama bertahun-tahun. Selama waktu ini, virus membawa pada pengembangan dan merusak sistem kekebalan tubuh. Proses ini dapat memakan waktu hingga 10 tahun dan ia tidak mengalami gejala, merasa baik dan tampak sehat.

Infeksi HIV stadium

Jika tidak diobati, HIV melemahkan kemampuan untuk melawan infeksi. Ia menjadi rentan terhadap penyakit serius. Jika sudah memasuki tahapan ini, maka inilah yang disebut AIDS.

Obat HIV AIDS Terbaru

Obat HIV AIDS Terbaru

HIV adalah infeksi menular seksual. Virus ini juga dapat ditularkan melalui kontak dengan darah yang terinfeksi, misalnya menggunakan jarum suntik bersama-sama, mesin tato yang terkontaminasi, dan sebagainya. Bisa juga ditularkan dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan atau menyusui. Ketika obat HIV masuk ke tubuh manusia, ia akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk melemahkan sistem kekebalan tubuh sampai akhirnya menjadi penyakit AIDS.

Definisi AIDS termasuk semua orang terinfeksi HIV yang memiliki kurang dari 200 sel CD4+ per mikroliter darah. Definisi ini juga mencakup 26 kondisi penyakit yang umum pada penyakit HIV lanjut, tetapi yang jarang terjadi pada orang sehat.

Artinya orang yang terkena HIV karena kekebalan tubuhnya lemah, maka akan mudah terserang infeksi baik oleh bakteri, virus, jamur, parasit, maupun organisme lainnya kondisi ini disebut dengan infeksi oportunistik. Jadi yang menjadi gejala dan penderitaan adalah infeksi yang menyerang (oportunistik), bukan penyakit AIDS itu sendiri.

Tanda-tanda dan gejala AIDS yang merupakan tanda-tanda infeksi oportunistik adalah sebagai berikut:

– Keringat berlebihan di malam hari

– Sulit atau sakit saat menelan

– Sesak napas, bisa terjadi akibat pneumonia atau paru-paru basah yang sering disebabkan oleh mikoorganisme pneumocystic carinii.

– Menggigil atau demam lebih tinggi dari 100 F (38 C) selama beberapa minggu

– Batuk, karena seringnya terkena peradangan atau infeksi di tenggorokan.

– Diare kronis, maksudnya adalah menderita diare yang lama meskipun telah diobati namun tak kunjung sembuh.

– Bintik-bintik putih Persistent atau lesi yang tidak biasa di lidah atau di mulut (sariawan)

– Penglihatan kabur dan terdistorsi

– Kelelahan yang terus menerus

– Berat badan turun drastis

– Sakit kepala

– Ruam kulit atau benjolan

Orang dengan AIDS rentan untuk juga terhadap berbagai kanker seperti sarkoma Kaposi, kanker leher rahim, dan kanker sistem kekebalan yang disebut limfoma.

Obat HIV AIDS

  1. Tanaman Daun Sirsak

Kemungkinan daun sirsak ini tidak semenarik daging buah sirsaknya. Akan tetapi kenyataannya, daun sirsak ini mempunyai manfaat yang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan buahnya.

Obat HIV AIDS Herbal

Obat HIV AIDS Herbal

Penyakit ini berawal dari terinfeksinya tubuh oleh virus HIV atau Human Immunodeficiency Virus. Virus ini menyerang seluruh jaringan dan sistem pembentuk daya kekebalan tubuh. Baik itu sistem kelenjar getah bening sampai sistem limfa dan leukosit. Dan memang kabar buruknya sampai hari ini penyakit ini belum ditemukan obat hiv nya.

Gejala

Setelah HIV berkembang menjadi AIDS maka tubuh akan memperlihatkan berbagai jenis gejala lanjutan. Beberapa gejala yang paling sering terjadi adalah seperti:

– Diare

– Nyeri otot

– Tubuh lelah

– Sakit kepala

– Batuk kronis

– Mual

– Muntah

– Sesak nafas

– Tidak bisa menelan

– Nyeri sendi

Gejala Akhir AIDS

Ketika seorang wanita penderita HIV AIDS sudah memasuki tahap akhir dari AIDS atau virus sudah menyebabkan masalah kesehatan berat, maka penderita bisa mengalami berbagai macam gejala. Hal ini terjadi ketika tubuh ternyata sudah tidak memiliki sistem kekebalan untuk melawan infeksi virus. Beberapa gangguan yang sering terjadi adalah:

– Kehilangan memori atau ingatan baik jangka panjang maupun jangka pendek

– Koma

– Selalu bingung dan tidak mungkin untuk bisa hidup sendiri

– Mental yang sangat melemah dan menyebabkan kehilangan kemampuan pemahaman terhadap kehidupan

– Berbagai jenis kanker yang sangat ganas dan sering menyebabkan kematian mendadak

Tes dan Diagnosis

HIV yang paling sering didiagnosis dengan melalui tes darah atau air liur untuk antibodi terhadap virus. Sayangnya, dibutuhkan waktu bagi tubuh Anda untuk mengembangkan antibodi ini – biasanya sampai dengan 12 minggu. Tes ini meliputi:

– Viral load, Tes ini mengukur jumlah virus dalam darah Anda.

– Resistensi obat, Tes darah ini menentukan apakah strain HIV yang Anda miliki akan resisten terhadap obat anti-HIV tertentu.

Upaya Pencegahan

Meskipun penting untuk menerima perawatan medis untuk HIV / AIDS, hal ini juga penting untuk mengambil peran aktif dalam perawatan pasien sendiri. Saran-saran berikut dapat membantu Anda tetap sehat:

  1. Hindari makanan tertentu

Penyakit yang disebabkan makanan dapat sangat parah dampaknya pada orang yang terinfeksi HIV. Hindari produk yang tidak dipasteurisasi susu, telur mentah dan makanan laut mentah seperti tiram, sushi atau sashimi.

Obat HIV AIDS Terbaik

Obat HIV AIDS Terbaik

Obat HIV AIDS Terbaik

Pengertian HIV merupakan singkatan dari ‘Human Immunodeficiency Virus’. HIV adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Definisi AIDS adalah singkatan dari ‘Acquired Immunodeficiency Syndrome / Acquired Immune Deficiency Syndrome’ yang menggambarkan berbagai gejala dan infeksi yang terkait dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Jadi, Virus HIV sebagai penyebab AIDS. Obat HIV dan tingkat HIV dalam tubuh dan timbulnya berbagai infeksi tertentu merupakan indikator bahwa infeksi HIV telah berkembang menjadi AIDS.

Virus ini menyerang manusia dan menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Dengan kata lain, kehadiran virus ini dalam tubuh akan menyebabkan defisiensi (kekurangan) sistem imun.

Faktor risiko

Siapapun dari segala usia, ras, jenis kelamin atau orientasi seksual dapat terinfeksi, tetapi Anda berada di risiko terbesar dari HIV / AIDS jika Anda:

– Memiliki hubungan seks tanpa kondom.

– Memiliki Infeksi Seksual Menular lain.

– Seorang pria yang tidak disunat. ( Penelitian menunjukkan bahwa jika tidak sunat itu dapat meningkatkan risiko penularan heteroseksual HIV).

– Berbagi alat suntik dengan orang yang positif mengidap HIV, terutama di kalangan pengguna narkotika suntik.

– Ibu hamil positif HIV kepada bayinya selama masa kehamilan, persalinan dan/atau waktu menyusui.

Komplikasi

Infeksi HIV melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda, membuat Anda sangat rentan terhadap berbagai infeksi penyakit dan beberapa jenis kanker.

– Tuberkulosis (TBC)

– Diare berat

– Depresi

– Cytomegalovirus / Infeksi Virus

– Infeksi lambung

– Radang selaput otak

– Radang usus

– Tumor Darah

– Radang mulut

– Kanker kelenjar getah bening dan jenis kanker – kanker yang lain

– Gagal ginjal

Obat HIV AIDS

  1. Tanaman Daun Sirsak

Kemungkinan daun sirsak ini tidak semenarik daging buah sirsaknya. Akan tetapi kenyataannya, daun sirsak ini mempunyai manfaat yang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan buahnya.

Obat HIV Aids

Obat HIV Aids

Penyakit ini menjadi momok yang menakutkan bagi siapa saja, upaya yang bisa kita lakukan adalah mengenali setiap gejala HIV AIDS sedari awal kemunculannya, lalu dengan cepat tanggap kita lakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan hal itu karena apabila ditangani dengan segera maka penyakit ini sangat mungkin untuk disembuhkan. Apa saja gejala awal terkena HIV AIDS?

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Suatu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh menjadi lemah sehingga tidak dapat melawan infeksi dan penyakit dan juga belum ada yang menemukan obat HIV ini. Sedangkan AIDS adalah singkatan dari acquired immunodeficiency syndrome yaitu sekumpulan gejala penyakit karena sistem kekebalan tubuh yang lemah sehingga dapat mengancam nyawa yang disebabkan oleh virus HIV.

Gejala HIV AIDS

Beberapa ciri HIV AIDS. Bahkan hal ini juga berlaku sebaliknya. Penyebab wanita bisa terkena HIV AIDS yang paling umum adalah hubungan seksual bebas atau pasangan yang memiliki pola hubungan seksual bebas. Biasanya wanita menjadi korban, sehingga sangat rentan depresi. Berikut ini beberapa ciri yang bisa dikenali:

  1. Flu Berat

Setelah dua minggu virus masuk ke dalam tubuh maka bisa menyebabkan kondisi tubuh wanita mengalami berbagai serangan asimtomatik. Berbagai jenis gejala flu bisa terjadi dengan mudah dan bahkan bisa berlangsung secara tiba-tiba.

Gejala yang paling mudah dikenali adalah seperti flu ringan, demam, sakit kepala, tubuh lemah, bersin dan batuk ringan. Gejala awal ini akan segera hilang setelah virus benar-benar masuk ke dalam tubuh namun sebenarnya virus berkembang dan siap menyerang sel darah putih.

  1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Semua orang memiliki kelenjar getah bening yang memang memiliki manfaat yang sangat penting bagi kesehatan. Kelanjar getah bening terletak di bagian leher, ketiak, selangkangan dan belakang kepala. Kelanjar getah bening berfungsi untuk menyerang infeksi yang masuk ke dalam tubuh.

Ketika virus HIV sudah menyebar kedalam tubuh maka membuat kelenjar getah bening bekerja sangat keras. Hal ini akan menyebabkan kelenjar getah bening membengkak selama beberapa bulan. Perawatan sesuai kondisi tubuh sangat diperlukan.

Obat HIV Anak

Obat HIV Anak

Infeksi HIV AIDS pada bayi dan anak-anak umumnya didapatkan dari ibu yang sudah terinfeksi virus selama kehamilan, saat persalinan normal dan menyusui. Perlakuan untuk ibu hamil yang terinfeksi virus terhadap janin dan anak memang harus sangat diperhatikan dan diberi obat hiv yang tepat. Penyebab lain yang bisa membuat bayi dan anak terkena HIV AIDS adalah seperti transfusi darah, jarum suntik dan hubungan lain.

Berikut ini beberapa ciri-ciri HIV AIDS pada bayi dan anak-anak:

  1. Pertumbuhan Badan yang Buruk
  2. Perkembangan Lambat
  3. Sering Kejang

Diagnosis Klinis Tunggal

Dalam situasi sulit dokter biasanya menggunakan diagnosa dasar klinis untuk memulai pengobatan vaksin yang bernama vaksin ARV pada anak berusia kurang dari 18 bulan dan anak yang terpapar HIV namun sedang berada dalam kondisi sakit berat.

Penegakan kepastian diagnosis berdasarkan gejala klinis yang dikombinasikan dengan pemeriksaan sel darah putih CD4 atau parameter lain yang saat ini belum terbukti secara 100% efektif dijadikan sebagai acuan alat diagnosis infeksi virus

Pemberian vaksin ARV Untuk bayi dan anak yang berumur kurang dari 18 bulan yang berada jauh dari tempat uji virologik tidak akan mungkin dilakukan, karena terdapat gejala yang tidak bisa disugestikan bahwa itu adalah infeksi virus HIV, maka diagnosis tanpa melihat pasien langsung yang terinfeksi virus HIV ini pun secara klinis dapat dibuat.

Diagnosis infeksi ini dapat menjadi dasar untuk menilai dalam pemberian vaksin.

Pada anak yang berumur lebih dari 18 bulan dengan gejala dan tanda yang disugestikan terinfeksi virus HIV, dapat menggunakan pemeriksaan antibodi untuk menegakkan kepastian

Diagnosis yang dilakukan tanpa melihat pasien langsung pada kondisi ini tidak dianjurkan dan jarang dilakukan kecuali terpaksa, karena pemeriksaan antibodi saja dapat digunakan untuk menegakkan diagnosis. Beberapa kondisi gejala seperti diare, radang usus, radang selaput otak jarang terjadi pada anak yang tidak terinfeksi HIV.

Anak yang berusia kurang dari 18 bulan dengan hasil uji antibodi positif terinfeksi virus HIV termasuk di antaranya yaitu anak yang sudah benar-benar terinfeksi dan anak yang tidak terinfeksi tetapi masih membawa sel genetik dari Ibunya.

Obat HIV Di Indonesia

Obat HIV Di Indonesia

Penyakit HIV AIDS biasanya memang menimbulkan gejala awal yang sulit untuk dipahami. Bahkan masih terjadi kesalahan ketika menentukan jenis penyakit yang terjadi seperti penyakit tifus atau kelelahan. Padahal mungkin penderita HIV AIDS sudah merasa ketakutan. Metode untuk memastikan obat hiv dan diagnosa hanya bisa dilakukan dengan pemeriksaan darah.

Mengurangi Resiko HIV AIDS

Penularan HIV AIDS hanya terjadi jika ada penularan cairan dari tubuh penderita ke orang lain. Beberapa media sering menyebabkan penularan dengan cepat seperti darah dan cairan sperma. Berikut ini langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan HIV AIDS :

  1. Hindari seks bebas

Potensi seks bebas yang berkembang akan memicu penyebaran HIV AIDS menjadi lebih cepat.

  1. Pemeriksaan HIV AIDS

Hal ini harus dilakukan untuk orang yang ingin melakukan menyumbangkan darah. Hal ini untuk mencegah agar tidak terjadi penularan lewat tranfusi darah.

  1. Hindari narkoba

Semua jenis narkoba memiliki efek yang buruk untuk kesehatan. Bahaya narkoba dengan pemakaian jarum suntik secara bersama-sama bisa meningkatkan resiko penyakit ini menjadi lebih luas.

  1. Pengembangan kegiatan agama, sosial dan budaya

Berbagai macam kegiatan yang mendorong kesadaran masyarakat tentang HIV AIDS akan menurunkan resiko pencegahan

Diagnosis

Pemeriksaan assay antibodi dapat mendeteksi antibodi terhadap HIV. Tetapi karena antibodi anti HIV maternal ditransfer secara pasif selama kehamilan dan dapat dideteksi hingga usia anak 18 bulan, maka adanya hasil antibodi yang positif pada anak kurang dari 18 bulan tidak serta merta menjadikan seorang anak pasti terinfeksi HIV.

Karenanya diperlukan uji laboratorik yang mampu mendeteksi virus atau komponennya seperti:

– assay untuk mendeteksi DNA HIV dari plasma

– assay untuk mendeteksi RNA HIV dari plasma

– assay untuk mendeteksi antigen p24 Immune Complex Dissociated (ICD)

Teknologi uji virologi masih dianggap mahal dan kompleks untuk negara berkembang. Real time PCR(RT-PCR) mampu mendeteksi RNA dan DNA HIV, dan saat ini sudah dipasarkan dengan harga yang jauh lebih murah dari sebelumnya. Assay ICD p24 yang sudah dikembangkan hingga generasi keempat masih dapat dipergunakan secara terbatas.

Obat HIV Tradisional

Obat HIV Tradisional

Semua penderita HIV AIDS biasanya memiliki beberapa gejala yang berbeda. Setiap tahap awal biasanya menghasilkan gejala seperti penyakit biasa. Infeksi HIV biasanya akan meningkatkan gejala setelah masa virus masuk ke dalam tubuh antara 2 hingga 6 minggu. Tubuh akan mengirimkan respon yang menandakan bahwa virus sudah masuk ke dalam tubuh.

Gejala HIV Fase Primer atau Akut

Banyak orang tidak mengetahui obat HIV. Sedangkan sebagian lainnya mengalami gejala HIV yang mirip flu dalam satu atau dua bulan setelah virus masuk ke dalam tubuh. Pada fase ini disebut sebagai infeksi HIV primer atau akut, bisa berlangsung selama beberapa minggu. Tanda-tanda dan gejala HIV primer atau akut antara lain:

  1. Nyeri otot

Sakit atau pegal-pegal pada badan merupakan kondisi umum yang bisa disebabkan oleh penyakit HIV tahap awal, bedakan dengan pegal-pegal akibat kelelahan. Nyeri otot di sini dipengaruhi oleh kondisi tubuh yang meriyang bersamaan dengan demam.

  1. Demam atau panas

Menyerupai demam pada umumnya, yaitu suhu tubuh yang tinggi bisa berkisaar antara 38-40 derajat selsius. Demam terjadi ketika tubuh membentuk antibodi dalam melawan virus.

  1. Sakit kepala

Adalah efek dari timbulnya demam, ketika demam muncul maka disusul dengan sakit kepala, namun gejala ini tidak selalu ada.

  1. Ruam

Memang ini ciri-ciri HIV yang tidak selalu ada dan kehadirannya pun seringkali diabaikan lantaran ruam yang muncul hanya samar-samar, tidak seperti pada campak yang tampak jelas.

  1. Menggigil

Ketika suhu tubuh naik tinggi dibanding dengan lingkungan atau suhu ruangan, maka seseorang bisa mengalami menggigil.

Obat HIV Tradisional

  1. Tanaman Manggis

Selain manggis ini mempunyai buah yang lembut dengan warna putih dan enak dimakan, rupanya buah manggis ini juga merupakan jenis buah yang memiliki kandungan yang melimpah yang berguna bagi manusia, yang dimana buah manggis ini seringkali dijadikan untuk obat herbal hiv dari dulu.

Tetapi, memang pada kenyataannya bukan sekedar buahnya saja yang bisa bermanfaat untuk kesehatan, namun bagian lain dari buah manggis ini juga bisa memberikan manfaat yang sangat baik, yaitu seperti kulit manggis.

Bentuk kulit manggis memang cukup keras dan rasanya juga cukup pahit, tapi dibalik itu semua, didalam kulit buah manggis ini terkandung manfaat yang besar sehingga dapat menjaga kesehatan tubuh.

Obat HIV 2018

Obat HIV 2018

Obat HIV 2018. HIV AIDS memang membutuhkan waktu sebelum benar-benar virus memang menginfeksi ke dalam tubuh. Gejala awal infeksi HIV bisa menyebabkan gangguan kesehatan biasa seperti flu, batuk, demam dan sakit kepala. Tapi setelah dua minggu lebih dan tubuh memberikan reaksi yang besar terhadap infeksi virus HIV jika tidak diberi obat hiv maka gejala lain sering muncul. Berikut ini adalah berbagai gejala yang muncul sesuai dengan tahapan infeksi virus HIV hingga menjadi AIDS.

Gejala Awal Infeksi HIV

Setelah sistem kekebalan tubuh melemah, seseorang yang terinfeksi HIV dapat mengembangkan gejala berikut:

– Lemah

– Infeksi jamur persisten atau sering terjadi

– Ruam kulit persisten atau kulit terkelupas

– Berat badan turun

– Kehilangan memori jangka pendek

– Demam dan sering berkeringat

– Infeksi herpes pada mulut, genital, atau anus.

– Berkembang menjadi AIDS

Jika tidak menerima pengobatan, HIV ini biasanya berkembang menjadi AIDS dalam waktu sekitar 10 tahun. Pada saat AIDS berkembang, sistem kekebalan tubuh telah rusak parah, membuat seseorang rentan terhadap infeksi.

Obat HIV

  1. Tanaman Sambiloto

Sambiloto adalah jenis tanaman liar yang mempunyai khasiat yang besar dalam mengobati berbagai macam penyakit salah satunya sebagai obat hiv herbal. Jenis tanaman ini dapat pula ditemukan di area seperti pinggiran sungai, tanah kosong yang lembab atau dipekarangan rumah dan juga kebun.

Didalam tanaman sambiloto ini terkandung panicolin dan andrographolice yang berguna untuk meningkatkan sistem daya tahan tubuh. Selain itu, sambiloto juga diyakini mampu menangkal virus HIV-AIDS. Itulah sebabnya di negara Amerika Serikat, tanaman sambiloto ini dijadikan sebagai obat penyakit AIDS.

  1. Tanaman Geranium

Geranium itu adalah jenis tanaman yang memiliki kembang yang ukurannya kecil dan biasanya tumbuh secara rombongan. Kembang ini mempunyai warna yang beragam seperti pink, ungu, biru atau putih. Dari kebanyakan orang yang tahu kalau kembang ini hanya bisa melindungi tubuh dari terkena gigitan nyamuk.

Namun, para pakar peneliti baru-baru ini menemukan kalau ekstrak kembang geranium ini diyakini mampu menjadi obat herbal penyakit AIDS. Dan peneliti dari Jerman mengungkapkan bahwa kembang geranium ini bisa mencegah virus HIV menerjang sel manusia. Virus HIV ini tergolong menjadi dua jenis yaitu, HIV-1 dan HIV-2.