obat hiv manjur

Obat HIV Manjur

Apa saja faktor penyebab HIV AIDS ? AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) atau syndrome penurunan kekebalan tubuh yang di dapat, adalah infeksi yang disebabkan oleh virus yang disebut HIV (Human Immunodeficiency Virus). Penyakit HIV/AIDS merujuk pada keadaan seseorang yang tidak lagi memiliki sistem kekebalan tubuh sehingga berbagai macam penyakit dapat menyerang dan sangat sulit untuk disembuhkan. HIV yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

Tanda pertama penderita obat HIV biasanya akan mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh. Setelah kondisi membaik orang yang terinfeksi HIV akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan secara perlahan kekebalan tubuhnya akan menurun karena serangan demam yang berulang.

Tanda-tanda atau gejala AIDS yang biasanya tidak ada gejala pada orang-orang yang terinveksi oleh HIV dalam waktu 5-10 tahun. Setelah itu mulai berkembang dan menunjukkan tanda-tanda atau gejala umum seperti berikut ini:

– Demam berkepanjangan lebih dari 1 bulan

– Selera makan mulai hilang

– Diare terus menerus dengan tanpa sebab lebih dari 1 bulan

– Pembengkakan kelenjar pada leher dan atau pada ketiak

– Berat badan menurun secara drastis lebih dari 10 %

– Batuk kronis lebih dari 1 bulan

Pencegahan Tanda dan Penularan HIV AIDS

Tidak ada vaksin untuk mencegah infeksi HIV AIDS dan tidak ada penyembuh untuk AIDS. Jaga kesehatan dan lindungi diri anda dari faktor-faktor risiko adalah jalan terbaik.

Jika Anda HIV negatif maka tindakan yang terbaik adalah:

– Ketahui apa itu HIV AIDS dan bagaimana penularannya.

– Pertimbangan untuk melakukan penyunatan pada laki-laki.

– Gunakan jarum suntik steril.

– Waspada terhadap darah transfusi.

– Ketahui status kesehatan pasangan seksual anda.

– Gunakan kondom setiap kali melakukan hubungan seksual.

obat hiv paling manjur

Obat HIV Paling Manjur

HIV adalah virus dan pemicu tertentu yang menyebabkan infeksi. HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Nama tersebut dengan jelas mendeskripsikan virus ini—hanya menginfeksi manusia dan menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga membuatnya tidak mampu bekerja sebagaimana mestinya. Sedangkan, AIDS adalah suatu kondisi atau sindrom yang dapat disebabkan oleh HIV. AIDS singkatan dari Acquired Immunodeficiency Syndrome. Sindrom ini berkembang ketika HIV sudah sangat merusak sistem kekebalan tubuh. Gejala yang ditimbulkan AIDS bergantung pada jenis infeksi yang mengakibatkan kerusakan sistem imun sehingga tidak mampu melawan infeksi berbagai penyakit lain.

Pada dasarnya obat HIV AIDS merupakan sebuah obat  yang melemahkan virus ini. Maka bersyukurlah bagi Anda yang sampai saat ini belum terserang oleh penyakit HIV AIDS ini, dan upayakan sebisa mungkin jauhkan dan hindarilah diri dari penyakit yang membahayakan ini. Pasti yang menjadi pertanyaan sekarang ini, faktor apa yang mengakibatkan orang lain bisa tertular dengan penyakit HIV AIDS ?

  1. Akibat pemakaian jarum suntik yang tidak steril, hal tersebut sangat bisa mendorong orang-orang untuk terserang oleh penyakit HIV AIDS. Dan para pengguna narkoba yang kadang-kadang sama-sama bertukar jarum suntik akan dengan gampang tertular oleh penyakit HIV AIDS.

Dan penularan ini bisa terjadi diakibatkan jarum suntik yang tidak steril, yang dikarenakan oleh cairan pada pengidap HIV AIDS pindah kedalam tubuh yang sehat (normal).

  1. Dampak dari berhubungan intim bebas – melakukan hubungan intim tidak sehat & tidak memakai pelindung akan jadi peringkat ke-1 terbesar pemicu menularnya HIV AIDS. Terjadinya hal ini dikarenakan ketika terjadi kontak sekresi di cairan vagina pada bagian alat kelamin akan membuat seseorang tertular dengan penyakit HIV AIDS.
  2. Berhubungan intim tanpa menggunakan pengaman, sering gonta-ganti pasangan ketika berhubungan intim akan beresiko untuk terjangkit oleh penyait HIV AIDS. Apalagi berhubungan tanpa menggunakan pengaman maka akan lebih beresiko lagi.
  3. Karena transfusi darah yang tidak steril, cairan dalam tubuh orang yang mengidap penyakit AIDS sangat gampang menular, sehingga ketika melakukan transfusi darah, Anda harus lebih teliti, sebab pemilihan & penyeleksian donor adalah fase pertama untuk mencegah terjadinya penularan AIDS.
  4. Genetik (keturunan), seorang ibu yang terjangkit oleh AIDS bisa mewarisi penyakit yang dideritanya kepada janin yang dikandung dalam perutnya. Penularan HIV lewat rahim pada waktu parinatal terjadi ketika minggu akhir masa kehamilan. Adapun angka penularan virus ketika masa kehamilan dan persalinan yakni mencapai 25%.

Dan penyakit ini termasuk kedalam penyakit yang bisa di warisi oleh sang ibu kepada anaknya. Selain itu, dengan menyusui juga bisa membuat resiko penularan penyakit HIV AIDS meningkat hingga 4%.

5 Gejala Awal Penyakit HIV AIDS Yang Wajib Anda Ketahui

Meskipun HIV AIDS bisa mengakibatkan gangguan pada kondisi kesehatan yang serius, tapi sangat disayangkan gejala awal dari penyakit HIV AIDS kurang diketahui. Sehingga pada akhirnya penyakit ini diketahui pada saat telah masuk tahap stadium yang kronis /parah.

Berikut Gejalanya:

  1. Ruam kulit, sebuah ruam kulit seperti bisul & jerawat yang mendadak menyerang tubuh dapat pula jadi pertanda awal adanya penyakit HIV AIDS. Terjadinya penyakit kulit ini hanya seketika sehabis Anda terkena infeksi HIV.
  2. Kecapean, disaat virus itu sudah masuk kedalam tubuh Anda, maka mereka akan mengenai sel-sel yang sehat dalam tubuh . Sehingga bisa mengakibatkan kecapean dan membuat tubuh menjadi lemah.
  3. Mual, muntah & diare, diare yang berlangsung terjadi dan dengan disertai mual & muntah juga bisa jadi gejala bahwa diri Anda terkena infeksi penyakit HIV AIDS.
  4. Demam, gejala utama penyakit HIV AIDS ini juga bisa berupa demam ringan, sakit tenggorokan serta terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening. Hal tersebut bisa menjadi pertanda bahwa virus tersebut sudah masuk ke aliran darah & merusak sistem imunitas tubuh Anda.
  5. Nyeri otot, terjadinya nyeri otot ini karena adanya peradangan pada kelenjar getah bening Anda. Nyeri inipun bisa melanda bagian sendi & pangkal paha / lutut.

Obat untuk Penderita HIV

  1. Kelapa

Kelapa & minyak kelapa dimanfaatkan dalam bermacam bentuk pengobatan tradisional. Yang paling populer yakni merupakan pengobatan kuno (Ayurveda) di India. Nah, disini produk kelapa menduduki posisi penting dan juga merupakan bagian utama dalam beberapa macam obat.

Minyak kelapa ini juga populer dikarenakan khasiatnya dalam pemulihan baik itu dalam pengobatan kuno (Ayurveda), ataupun pengobatan rakyat di India dalam membantu mengobati berbagai kondisi seperti luka, jamur kulit, borok, luka bakar, batu ginjal serta obat HIV alami.

obat hiv mujarab

Obat HIV Mujarab

Pengertian HIV merupakan singkatan dari ‘Human Immunodeficiency Virus’. HIV adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Dan sebelum menyebabkan AIDS lebih baik anda mengkonsumsi obat HIV. AIDS merupakan singkatan dari ‘Acquired Immuno-Deficiency Syndrome’ yang merupakan suatu kumpulan tanda & infeksi ( sindrom ) yang muncul akibat sistem imunitas tubuh yang rusak dikarenakan infeksi HIV, atau infeksi dari virus-virus lain yang sama yang menyerbu spesies lainnya seperti (SIV, FIV, dsb).

Tahapan HIV menjadi AIDS

  1. Tahap pertama terserang infeksi HIV, tandanya mirip dengan Influenza yakni : lemas, demam, batuk, nyeri dibagian sendi, nyeri pada tenggorokan dan kelenjar yang membesar. Gejala-gejala tersebut akan hilang dengan sendirinya dalam hitungan hari.
  2. Tahap tanpa gejala, meskipun tidak ada gejala, tetapi disaat melakukan tes darah ditemukan antibodi HIV (HIV positif). Hal tersebut terjadi 5-7 tahun.
  3. Tahap ARC (Aids Related Complex), pada tahap ini muncul gejala-gejala awal AIDS. ARC itu adalah istilah yang diperoleh 2 atau lebih gejala yang berlangsung.

Pada umumnya HIV dan virus-virus semacamnya bisa ditularkan lewat kontak langsung antara lapisan kulit dalam {membran mukosa} / aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, cairan vagina, air mani, cairan preseminal, dan juga air susu ibu.

Virusnya itu sendiri bernama HIV {Human Immunodeficiency Virus} merupakan suatu virus yang bisa melemahkan sistem imunitas tubuh. Orang yang terserang virus ini akan  dengan gampang ia terkena infeksi oportunistik / gampang terserang tumor.

Obat untuk HIV

  1. Daun Sirsak

Karena, daun sirsak ini mengandung banyak sekali senyawa ajaib yang sangat berkhasiat dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh, diantaranya kandungan senyawa yang terdapat didalam daun sirsak itu seperti:

– senyawa acetogenins,

– annohexocin,

– annonacin,

– annocatacin,

– annocatalin,

– annomuricin,

– anomurine,

– caclourine,

– gentisic acid,

– anonol,

– gigantetronin,

– linoleic acid,

– dan muricapentocin, yang mana semua senyawa itu fungsinya untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Kini khasiat daun sirsak makin terkuak saja, dan ternyata daun sirsak ini sudah banyak sekali di jadikan dan di manfaatkan sebagai bahan untuk membuat obat tradisional untuk membantu mengatasi sekaligus menyembuhkan beragam jenis penyakit. Selain berkhasiat untuk mengobati beragam macam penyakit kanker, daun sirsak ini juga berkhasiat mampu untuk digunakan sebagaiobat herbal hiv aids.

Untuk mendapatkan khasiat dari daun sirsak juga sangat mudah, Anda dapat mengkonsumsi daun sirsak yang sudah di ekstrak menjadi obat herbal atau dengan merebus daun sirsak ini sendiri. Sebab, di negara Indonesia tanaman sirsak ini sangat gampang untuk tumbuh, sehingga kita ini tidak akan kesulitan untuk menemukannya.

obat untuk menyembuhkan hiv

Obat Untuk Menyembuhkan HIV

HIV adalah infeksi menular seksual. Virus ini juga dapat ditularkan melalui kontak dengan darah yang terinfeksi, misalnya menggunakan jarum suntik bersama-sama, mesin tato yang terkontaminasi, dan sebagainya. Bisa juga ditularkan dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan atau menyusui. Ketika obat HIV masuk ke tubuh manusia, ia akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk melemahkan sistem kekebalan tubuh sampai akhirnya menjadi penyakit AIDS.

Setelah infeksi awal, seseorang mungkin tidak memiliki gejala apapun. Ini disebut fase laten. Pada beberapa orang, pembengkakan kelenjar getah bening tetap terjadi selama fase laten ini. Jika tidak, maka tidak ada tanda-tanda dan gejala khusus. Perkembangan penyakit bervariasi antar individu dimana kondisi ini dapat berlangsung dari beberapa bulan sampai lebih dari 10 tahun.

Selama periode ini, virus terus berkembang biak secara aktif dan menginfeksi dan membunuh sel-sel sistem kekebalan tubuh. Padahal sistem kekebalan tubuh kita berfungsi untuk melawan bakteri, virus, dan penyebab infeksi lainnya.

Sel-sel kekebalan tubuh yang diserang oleh virus HIV yaitu sel-sel yang merupakan pejuang infeksi primer, yang disebut CD4+ atau sel T4.

Gejala Awal Infeksi HIV

Setelah sistem kekebalan tubuh melemah, seseorang yang terinfeksi HIV dapat mengembangkan gejala berikut:

– Lemah

– Berat badan turun

– Ruam kulit persisten atau kulit terkelupas

– Kehilangan memori jangka pendek

– Demam dan sering berkeringat

– Infeksi jamur persisten atau sering terjadi

– Infeksi herpes pada mulut, genital, atau anus.

– Berkembang menjadi AIDS

Obat

  1. Terapi dengan Bawang Putih

Bawang putih dipercaya bisa mengendalikan perkembangan atau infeksi virus. Bahkan bawang putih juga bisa membuat berbagai gejala yang berhubungan dengan sistem kekenalan tubuh menjadi lebih ringan. Penderita yang memilih perawatan medis dengan obat-obatan ARV atau ART bisa mengurangi berbagai efek samping dengan makan bawang putih. Bawang putih bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga kesehatan menjadi lebih baik.

  1. Tanaman Geranium

Geranium itu adalah jenis tanaman yang memiliki kembang yang ukurannya kecil dan biasanya tumbuh secara rombongan. Kembang ini mempunyai warna yang beragam seperti pink, ungu, biru atau putih. Dari kebanyakan orang yang tahu kalau kembang ini hanya bisa melindungi tubuh dari terkena gigitan nyamuk.

obat untuk mengatasi hiv

Obat Untuk Mengatasi HIV

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Suatu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh menjadi lemah sehingga tidak dapat melawan infeksi dan penyakit. Sedangkan AIDS adalah singkatan dari acquired immunodeficiency syndrome yaitu sekumpulan gejala penyakit karena sistem kekebalan tubuh yang lemah sehingga dapat mengancam nyawa yang disebabkan oleh virus HIV. Dengan kata lain AIDS adalah tahap akhir dari infeksi HIV, ketika tubuh tidak lagi bisa melawan infeksi yang dapat mengancam jiwa. Dengan diagnosis dini dan mengetahui gejala HIV AIDS dan obat HIV yang efektif, kebanyakan orang dengan HIV tidak akan terus mengembangkan AIDS.

Mengatasi HIV AIDS

Sementara banyak ilmuwan yang terus mengembangkan obat untuk HIV AIDS, maka beberapa pakar juga bergerak untuk mencoba menemukan obat tradisional. Beberapa bahan khusus yang ditemukan dari alam diyakini bisa menyembuhkan HIV.

Namun cara mengobati HIV AIDS ini belum tentu efektif untuk semua penderitanya sehingga selama perawatan penderita tetap harus menjalankan terapi atau konsultasi dengan dokter. Berikut ini adalah beberapa jenis langkah perawatan tradisional :

  1. Terapi dengan Bawang Putih

Bawang putih dipercaya bisa mengendalikan perkembangan atau infeksi virus. Bahkan bawang putih juga bisa membuat berbagai gejala yang berhubungan dengan sistem kekenalan tubuh menjadi lebih ringan.

Penderita yang memilih perawatan medis dengan obat-obatan ARV atau ART bisa mengurangi berbagai efek samping dengan makan bawang putih. Bawang putih bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga kesehatan menjadi lebih baik.

  1. Yoga

Yoga adalah salah satu latihan tubuh yang disarankan untuk penderita HIV AIDS. Yoga bisa menggerakan organ tubuh dengan baik hingga ke bagian semua syaraf tubuh. Selain itu, yoga juga bisa memberikan efek yang menenangkan untuk pikiran sehingga mengurangi stress dan depresi.

Penderita HIV AIDS sangat disarankan untuk melakukan yoga mulai dari tahap awal. Latihan dengan seorang instruktus harus dilakukan untuk membantu menemukan jenis yoga yang paling baik bagi penderita.

  1. Akupuntur

Akupuntur adalah tehnik perawatan dengan menggunakan jarum kecil yang ditusukkan ke titik dibagian tubuh tertentu. Perawatan ini memang tidak bisa menyembuhkan HIV AIDS tapi bisa mengendalikan rasa sakit akibat infeksi dari virus yang sudah masuk ke tubuh. Akupuntur juga bisa membantu peredaran darah menjadi lebih baik sehingga bisa mengurangi efek infeksi yang lebih cepat.

obat hiv aids terbaru

Obat HIV AIDS Terbaru

HIV adalah infeksi menular seksual. Virus ini juga dapat ditularkan melalui kontak dengan darah yang terinfeksi, misalnya menggunakan jarum suntik bersama-sama, mesin tato yang terkontaminasi, dan sebagainya. Bisa juga ditularkan dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan atau menyusui. Ketika obat HIV masuk ke tubuh manusia, ia akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk melemahkan sistem kekebalan tubuh sampai akhirnya menjadi penyakit AIDS.

Definisi AIDS termasuk semua orang terinfeksi HIV yang memiliki kurang dari 200 sel CD4+ per mikroliter darah. Definisi ini juga mencakup 26 kondisi penyakit yang umum pada penyakit HIV lanjut, tetapi yang jarang terjadi pada orang sehat.

Artinya orang yang terkena HIV karena kekebalan tubuhnya lemah, maka akan mudah terserang infeksi baik oleh bakteri, virus, jamur, parasit, maupun organisme lainnya kondisi ini disebut dengan infeksi oportunistik. Jadi yang menjadi gejala dan penderitaan adalah infeksi yang menyerang (oportunistik), bukan penyakit AIDS itu sendiri.

Tanda-tanda dan gejala AIDS yang merupakan tanda-tanda infeksi oportunistik adalah sebagai berikut:

– Keringat berlebihan di malam hari

– Sulit atau sakit saat menelan

– Sesak napas, bisa terjadi akibat pneumonia atau paru-paru basah yang sering disebabkan oleh mikoorganisme pneumocystic carinii.

– Menggigil atau demam lebih tinggi dari 100 F (38 C) selama beberapa minggu

– Batuk, karena seringnya terkena peradangan atau infeksi di tenggorokan.

– Diare kronis, maksudnya adalah menderita diare yang lama meskipun telah diobati namun tak kunjung sembuh.

– Bintik-bintik putih Persistent atau lesi yang tidak biasa di lidah atau di mulut (sariawan)

– Penglihatan kabur dan terdistorsi

– Kelelahan yang terus menerus

– Berat badan turun drastis

– Sakit kepala

– Ruam kulit atau benjolan

Orang dengan AIDS rentan untuk juga terhadap berbagai kanker seperti sarkoma Kaposi, kanker leher rahim, dan kanker sistem kekebalan yang disebut limfoma.

Obat HIV AIDS

  1. Tanaman Daun Sirsak

Kemungkinan daun sirsak ini tidak semenarik daging buah sirsaknya. Akan tetapi kenyataannya, daun sirsak ini mempunyai manfaat yang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan buahnya.

obat hiv aids herbal

Obat HIV AIDS Herbal

Penyakit ini berawal dari terinfeksinya tubuh oleh virus HIV atau Human Immunodeficiency Virus. Virus ini menyerang seluruh jaringan dan sistem pembentuk daya kekebalan tubuh. Baik itu sistem kelenjar getah bening sampai sistem limfa dan leukosit. Dan memang kabar buruknya sampai hari ini penyakit ini belum ditemukan obat hiv nya.

Gejala

Setelah HIV berkembang menjadi AIDS maka tubuh akan memperlihatkan berbagai jenis gejala lanjutan. Beberapa gejala yang paling sering terjadi adalah seperti:

– Diare

– Nyeri otot

– Tubuh lelah

– Sakit kepala

– Batuk kronis

– Mual

– Muntah

– Sesak nafas

– Tidak bisa menelan

– Nyeri sendi

Gejala Akhir AIDS

Ketika seorang wanita penderita HIV AIDS sudah memasuki tahap akhir dari AIDS atau virus sudah menyebabkan masalah kesehatan berat, maka penderita bisa mengalami berbagai macam gejala. Hal ini terjadi ketika tubuh ternyata sudah tidak memiliki sistem kekebalan untuk melawan infeksi virus. Beberapa gangguan yang sering terjadi adalah:

– Kehilangan memori atau ingatan baik jangka panjang maupun jangka pendek

– Koma

– Selalu bingung dan tidak mungkin untuk bisa hidup sendiri

– Mental yang sangat melemah dan menyebabkan kehilangan kemampuan pemahaman terhadap kehidupan

– Berbagai jenis kanker yang sangat ganas dan sering menyebabkan kematian mendadak

Tes dan Diagnosis

HIV yang paling sering didiagnosis dengan melalui tes darah atau air liur untuk antibodi terhadap virus. Sayangnya, dibutuhkan waktu bagi tubuh Anda untuk mengembangkan antibodi ini – biasanya sampai dengan 12 minggu. Tes ini meliputi:

– Viral load, Tes ini mengukur jumlah virus dalam darah Anda.

– Resistensi obat, Tes darah ini menentukan apakah strain HIV yang Anda miliki akan resisten terhadap obat anti-HIV tertentu.

Upaya Pencegahan

Meskipun penting untuk menerima perawatan medis untuk HIV / AIDS, hal ini juga penting untuk mengambil peran aktif dalam perawatan pasien sendiri. Saran-saran berikut dapat membantu Anda tetap sehat:

  1. Hindari makanan tertentu

Penyakit yang disebabkan makanan dapat sangat parah dampaknya pada orang yang terinfeksi HIV. Hindari produk yang tidak dipasteurisasi susu, telur mentah dan makanan laut mentah seperti tiram, sushi atau sashimi.

obat hiv aids

Obat HIV Aids

Penyakit ini menjadi momok yang menakutkan bagi siapa saja, upaya yang bisa kita lakukan adalah mengenali setiap gejala HIV AIDS sedari awal kemunculannya, lalu dengan cepat tanggap kita lakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan hal itu karena apabila ditangani dengan segera maka penyakit ini sangat mungkin untuk disembuhkan. Apa saja gejala awal terkena HIV AIDS?

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Suatu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh menjadi lemah sehingga tidak dapat melawan infeksi dan penyakit dan juga belum ada yang menemukan obat HIV ini. Sedangkan AIDS adalah singkatan dari acquired immunodeficiency syndrome yaitu sekumpulan gejala penyakit karena sistem kekebalan tubuh yang lemah sehingga dapat mengancam nyawa yang disebabkan oleh virus HIV.

Gejala HIV AIDS

Beberapa ciri HIV AIDS. Bahkan hal ini juga berlaku sebaliknya. Penyebab wanita bisa terkena HIV AIDS yang paling umum adalah hubungan seksual bebas atau pasangan yang memiliki pola hubungan seksual bebas. Biasanya wanita menjadi korban, sehingga sangat rentan depresi. Berikut ini beberapa ciri yang bisa dikenali:

  1. Flu Berat

Setelah dua minggu virus masuk ke dalam tubuh maka bisa menyebabkan kondisi tubuh wanita mengalami berbagai serangan asimtomatik. Berbagai jenis gejala flu bisa terjadi dengan mudah dan bahkan bisa berlangsung secara tiba-tiba.

Gejala yang paling mudah dikenali adalah seperti flu ringan, demam, sakit kepala, tubuh lemah, bersin dan batuk ringan. Gejala awal ini akan segera hilang setelah virus benar-benar masuk ke dalam tubuh namun sebenarnya virus berkembang dan siap menyerang sel darah putih.

  1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Semua orang memiliki kelenjar getah bening yang memang memiliki manfaat yang sangat penting bagi kesehatan. Kelanjar getah bening terletak di bagian leher, ketiak, selangkangan dan belakang kepala. Kelanjar getah bening berfungsi untuk menyerang infeksi yang masuk ke dalam tubuh.

Ketika virus HIV sudah menyebar kedalam tubuh maka membuat kelenjar getah bening bekerja sangat keras. Hal ini akan menyebabkan kelenjar getah bening membengkak selama beberapa bulan. Perawatan sesuai kondisi tubuh sangat diperlukan.

obat hiv anak

Obat HIV Anak

Infeksi HIV AIDS pada bayi dan anak-anak umumnya didapatkan dari ibu yang sudah terinfeksi virus selama kehamilan, saat persalinan normal dan menyusui. Perlakuan untuk ibu hamil yang terinfeksi virus terhadap janin dan anak memang harus sangat diperhatikan dan diberi obat hiv yang tepat. Penyebab lain yang bisa membuat bayi dan anak terkena HIV AIDS adalah seperti transfusi darah, jarum suntik dan hubungan lain.

Berikut ini beberapa ciri-ciri HIV AIDS pada bayi dan anak-anak:

  1. Pertumbuhan Badan yang Buruk
  2. Perkembangan Lambat
  3. Sering Kejang

Diagnosis Klinis Tunggal

Dalam situasi sulit dokter biasanya menggunakan diagnosa dasar klinis untuk memulai pengobatan vaksin yang bernama vaksin ARV pada anak berusia kurang dari 18 bulan dan anak yang terpapar HIV namun sedang berada dalam kondisi sakit berat.

Penegakan kepastian diagnosis berdasarkan gejala klinis yang dikombinasikan dengan pemeriksaan sel darah putih CD4 atau parameter lain yang saat ini belum terbukti secara 100% efektif dijadikan sebagai acuan alat diagnosis infeksi virus

Pemberian vaksin ARV Untuk bayi dan anak yang berumur kurang dari 18 bulan yang berada jauh dari tempat uji virologik tidak akan mungkin dilakukan, karena terdapat gejala yang tidak bisa disugestikan bahwa itu adalah infeksi virus HIV, maka diagnosis tanpa melihat pasien langsung yang terinfeksi virus HIV ini pun secara klinis dapat dibuat.

Diagnosis infeksi ini dapat menjadi dasar untuk menilai dalam pemberian vaksin.

Pada anak yang berumur lebih dari 18 bulan dengan gejala dan tanda yang disugestikan terinfeksi virus HIV, dapat menggunakan pemeriksaan antibodi untuk menegakkan kepastian

Diagnosis yang dilakukan tanpa melihat pasien langsung pada kondisi ini tidak dianjurkan dan jarang dilakukan kecuali terpaksa, karena pemeriksaan antibodi saja dapat digunakan untuk menegakkan diagnosis. Beberapa kondisi gejala seperti diare, radang usus, radang selaput otak jarang terjadi pada anak yang tidak terinfeksi HIV.

Anak yang berusia kurang dari 18 bulan dengan hasil uji antibodi positif terinfeksi virus HIV termasuk di antaranya yaitu anak yang sudah benar-benar terinfeksi dan anak yang tidak terinfeksi tetapi masih membawa sel genetik dari Ibunya.