Obat Untuk Menyembuhkan HIV

HIV adalah infeksi menular seksual. Virus ini juga dapat ditularkan melalui kontak dengan darah yang terinfeksi, misalnya menggunakan jarum suntik bersama-sama, mesin tato yang terkontaminasi, dan sebagainya. Bisa juga ditularkan dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan atau menyusui. Ketika obat HIV masuk ke tubuh manusia, ia akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk melemahkan sistem kekebalan tubuh sampai akhirnya menjadi penyakit AIDS.

Setelah infeksi awal, seseorang mungkin tidak memiliki gejala apapun. Ini disebut fase laten. Pada beberapa orang, pembengkakan kelenjar getah bening tetap terjadi selama fase laten ini. Jika tidak, maka tidak ada tanda-tanda dan gejala khusus. Perkembangan penyakit bervariasi antar individu dimana kondisi ini dapat berlangsung dari beberapa bulan sampai lebih dari 10 tahun.

Selama periode ini, virus terus berkembang biak secara aktif dan menginfeksi dan membunuh sel-sel sistem kekebalan tubuh. Padahal sistem kekebalan tubuh kita berfungsi untuk melawan bakteri, virus, dan penyebab infeksi lainnya.

Sel-sel kekebalan tubuh yang diserang oleh virus HIV yaitu sel-sel yang merupakan pejuang infeksi primer, yang disebut CD4+ atau sel T4.

Gejala Awal Infeksi HIV

Setelah sistem kekebalan tubuh melemah, seseorang yang terinfeksi HIV dapat mengembangkan gejala berikut:

– Lemah

– Berat badan turun

– Ruam kulit persisten atau kulit terkelupas

– Kehilangan memori jangka pendek

– Demam dan sering berkeringat

– Infeksi jamur persisten atau sering terjadi

– Infeksi herpes pada mulut, genital, atau anus.

– Berkembang menjadi AIDS

Obat

  1. Terapi dengan Bawang Putih

Bawang putih dipercaya bisa mengendalikan perkembangan atau infeksi virus. Bahkan bawang putih juga bisa membuat berbagai gejala yang berhubungan dengan sistem kekenalan tubuh menjadi lebih ringan. Penderita yang memilih perawatan medis dengan obat-obatan ARV atau ART bisa mengurangi berbagai efek samping dengan makan bawang putih. Bawang putih bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga kesehatan menjadi lebih baik.

  1. Tanaman Geranium

Geranium itu adalah jenis tanaman yang memiliki kembang yang ukurannya kecil dan biasanya tumbuh secara rombongan. Kembang ini mempunyai warna yang beragam seperti pink, ungu, biru atau putih. Dari kebanyakan orang yang tahu kalau kembang ini hanya bisa melindungi tubuh dari terkena gigitan nyamuk.

Namun, para pakar peneliti baru-baru ini menemukan kalau ekstrak kembang geranium ini diyakini mampu menjadi obat herbal penyakit AIDS. Dan peneliti dari Jerman mengungkapkan bahwa kembang geranium ini bisa mencegah virus HIV menerjang sel manusia. Virus HIV ini tergolong menjadi dua jenis yaitu, HIV-1 dan HIV-2.

Dari ke-2 jenis virus itu bertanggung jawab memicu terjadinya penyakit AIDS pada seseorang. Dan para pakar penelitian menyatakan kalau kembang geranium itu mampu menjadi obat terbaru untuk mencegah virus HIV-1.

Pada saat melakukan penelitian di German research Centre for Environmental Health, Munich juga menemukan bahwa ekstrak geranium itu mampu mencegah virus untuk melakukan pelipat gandaan (replikasi) tipe baru dari HIV-1 dan menjaga sel daya tahan tubuh serta sel darah dari infeksi virus HIV tersebut.

Seperti yang telah dilakukan oleh para peneliti mengenai beberapa percobaan klinis untuk mengetahui, apakah efek dari kembang geranium itu aman untuk dikonsumsi manusia. Di german, peneliti juga telah melegalkan pemanfaatan ekstrak ini sebagai obat herbal hiv.

Ekstrak geranium ini juga cukup menjamin untuk dikonsumsi sebagai obat pencegah HIV-1.  Selain itu, kembang geranium ini juga bisa didapatkan dan ditaruh dengan mudah. Cara kerja ekstrak  geranium ini tidak sama dengan semua obat obatan anti HIV 1 yang telah digunakan dalam uji klinis.

Dengan begitu, kembang geranium ini menjadi tanaman yang sangat penting untuk dimanfaatkan sebagai obat anti-HIV sebagai supplemen. Penggunaan ekstrak geranium sebagai obat hiv herbal juga menjanjikan sekali, dikarenakan hanya membutuhkan sedikit sumber daya, mudah dikembangkan & tidak perlu melakukan proses pendinginan.

Nah, itulah beberapa jenis tanaman tradisional yang bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal HIV AIDS yang ampuh. Tetapi, bagi Anda yang tak ingin kerepotan untuk meramu sendiri tanaman tradisional tersebut.

Dijaman yang serba moderen ini, sudah banyak produk herbal yang mengkombinasikan ekstrak dari beberapa jenis tanaman tradisional, yang juga berkhasiat membantu menyembuhkan penyakit HIV AIDS yang Anda derita.

Antara lain itu seperti tanaman keladi tikus dan daun sirsak, selain itu produk herbal yang mengekstrak beberapa jenis tanaman seperti tanaman buah zaitun, manggis, acai berry, delima merah, blueberry, dan tomat, juga ikut membantu dalam mempercepat proses penyembuhan.

  1. Mengkudu

Salah satu jenis obat herbal yang ternyata juga masuk dalam penelitian dunia terkait kemampuannya dalam menangani HIV dan efek kerusakan yang diakibatkannya adalah buah mengkudu.

Dalam penelitian yang dikembangkan di Hawaii diketahui adanya perpaduan antara scolopetin dan asam kaproat serta asam kaprat dalam mengkudu yang membantu membentuk sistek kekebalan tubuh, sekalipun yang sudah dirusak oleh serangan virus HIV.

Bahkan dalam sistem kekebalan ini terdapat sistem hipokelemestik yang berfungsi sebagai anti virus. Sehingga akan sangat efektif untuk mengatasi seranga virus HIV, termasuk membekukan, menghambat perkembangan dan menon aktifkan virus tersebut.

Selain itu, dengan keberadaan senyawa yang mampu bekerja detoksifikasi dan berpadu dengan kandungan vitamin dan mineral dalam mengkudu, maka kondisi tubuh bisa menjadi lebih prima sehingga tidak mudah mengalami penurunan kondisi tubuh.

Ketika pasien dengan HIV mengalami penurunan kondisi tubuh atau mengalami komplikasi seperti memiliki masalah dengan hepatitis atau diabetes, maka efek negatif dari keberadaan virus HIV bisa menjadi dua bahkan tiga kali lebih berat.

Sejauh ini belum ada catatan resmi yang menunjukan kemampuan mengkudu sebagai obat AIDS atau obat untuk membunuh HIV. Tetapi kemampuannya cukup memadai untuk mengatasi keluhan, meredakan efek samping dari serangan virus sekaligus menekan intensitas hidup dari virus ini sendiri. Jadi tak salah kalau kemudian mengkudu juga dinobatkan sebagai obat herbal HIV/AIDS.