Obat Penyakit HIV Pada Laki Laki

AIDS menjadi penyakit yang menambah daftar jumlah penyakit paling mematikan yang belum memiliki obat. Karena itulah semua orang di dunia ini sangat takut terhadap penyakit AIDS. AIDS merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh infeksi dari virus, sebuah virus yang sering disingkat dengan nama obat HIV.

HIV atau Human Immunodeficiency Virus sebenarnya bukan jenis virus penyakit menular yang mudah menyebar. Penyakit ini akan menular melalui pertukaran darah dan cairan tubuh lain. Kontak secara langsung tanpa melibatkan cairan tertentu sama sekali tidak berbahaya.

Ciri-ciri HIV pada pria dapat berbeda-beda tergantung kondisi pasien tsb. Tidak ada 2 orang pria dengan HIV positif akan menunjukkan gejala HIV yang sama.

Secara umum, infeksi HIV pada pria akan mengikuti pola umum sebagai berikut:

  1. Periode asimptomatik

Tahap dimana penderita HIV tidak akan mengamali gejala HIV sama sekali, keadaan ini biasanya berlangsung dalam waktu yang lama hingga 10 tahun.

  1. Periode infeksi lanjutan

Pada tahap ini penderita akan kekurangan daya tahan tubuhnya sehingga mudah sekali terserang penyakit yang berbeda-beda.

Gangguan Kulit

Gangguan kulit dapat terjadi sebagai gejala HIV awal atau akhir pada pria, meliputi:

  1. Ruam kulit dapat muncul di area-area yang lembap seperti selangkangan, penis, atau anus. Ruam ini dapat pula muncul di muka, leher, dada, dan telapak tangan. Ruam yang muncul ini dapat disertai gatal, sedikit nyeri, atau bahkan tidak nyeri sama sekali.
  2. Bisul pada mulut dan tenggorokan dapat terjadi sehingga membuat kesulitan saat makan.

Rasa Nyeri Seperti Sedang Flu

Gejala HIV awal pada pria dapat berupa gejala seperti sakit flu. Sakit kepala, demam, mengigil, berkeringat dingin, lelah, nyeri otot, diare merupakan tanda-tanda HIV yang muncul karena ada perubahan pada darah yang awalnya HIV negative menjadi HIV positif yang diikuti dengan pembentukan antibodi.

Periode Asimptommatik (Periode Tanpa Gejala)

Pada periode ini, penderita HIV tidak akan merasakan gejala HIV apapun dan merasa sehat. Periode ini biasanya akan berlangsung hingga 10 tahun. Pada masa ini, virus HIV akan berkembang biak di dalam tubuh dan mulai merusak sistem kekebalan tubuh.

Beberapa pria mengeluarkan pembengkakan kelenjar getah bening di area leher, selangkangan, atau keduanya. Gejala ini mungkin satu-satunya ciri-ciri HIV pada pria yang akan muncul pada periode ini.

Infeksi Lanjutan

Virus HIV akan memerlukan beberapa minggu, beberapa bulan atau beberapa tahun untuk merusak sistem imun seseorang. Saat sistem kekebalan tubuh lemah atau menurun maka tubuh akan sangat rentan terhadap serangan penyakit.

Pada kondisi tubuh yang normal sebetulnya serangan penyakit tsb dapat dilawan namun pada penderita HIV, tubuh akan kehilangan fungsinya sehingga penderita HIV sangat mudah terserang penyakit lainnya.

Obat HIV

Minyak Kelapa

Kelapa & minyak kelapa dimanfaatkan dalam bermacam bentuk pengobatan tradisional. Yang paling populer yakni merupakan pengobatan kuno (Ayurveda) di India. Nah, disini produk kelapa menduduki posisi penting dan juga merupakan bagian utama dalam beberapa macam obat.

Minyak kelapa ini juga populer dikarenakan khasiatnya dalam pemulihan baik itu dalam pengobatan kuno (Ayurveda), ataupun pengobatan rakyat di India dalam membantu mengobati berbagai kondisi seperti luka, jamur kulit, borok, luka bakar, batu ginjal serta obat HIV alami.

Di jamaika, minyak kelapa ini dianggap sebagai zat yang dipakai untuk mengembalikan keadaan normal jaringan (tonik) kesehatan yang bagus untuk jantung serta sebagai obat alami HIV. Baru-baru kali inilah khasiat dan manfaat ini mulai dikenal diseluruh dunia. Dan juga tak seperti lemak yang lain, minyak kelapa ini mampu menjaga tubuh dari serangan penyakit kanker, jantung, diabetes dan penyakit degeneratif lainnya.

Minyak ini mendorong dan memperkuat sistem imunitas sehingga dapat membantu tubuh untuk melawan serangan infeksi & penyakit. Minyak yang satu ini unik dan beda dengan minyak minyak jenis lainnya, dikarenakan minyak ini dapat menurunkan berat badan secara cepat, yang membuat minyak kelapa ini dikenal sebagai satu-satunya lemak rendah kalori.

Hasil uji klinik juga menopang laporan hasil pengamatan lapangan, bahwasanya kalau minyak kelapa itu efektif menjadi obat HIV AIDS alami.

Rupanya bahan aktif yang sifatnya seperti antibiotika yang dikandung dalam minyak kelapa itu merupakan kumpulan Saturated Mediun Chain Fatty Acids, yang terdiri dari tiga macam asam lemak, yaitu asam laurat (Lauric acid), asam kaprilik (Caprylic acid), dan juga asam kaprik (Capric acid).

Diantara 3 komponen tersebut, asam laurat ialah yang amat poten dan takarannya pun paling besar yaitu 48%, sementara konsentrasi asam kaprilik & asam kaprik masing-masing cuma 7 & 8% saja. Dan juga sudah dibuktikan bahwa asam lemak jenuh rantai sedang (saturated medium chain fatty acids) tersebut mampu meruntuhkan sel membran, sampai virus ini menjadi mati.