Obat HIV Manjur

Apa saja faktor penyebab HIV AIDS ? AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) atau syndrome penurunan kekebalan tubuh yang di dapat, adalah infeksi yang disebabkan oleh virus yang disebut HIV (Human Immunodeficiency Virus). Penyakit HIV/AIDS merujuk pada keadaan seseorang yang tidak lagi memiliki sistem kekebalan tubuh sehingga berbagai macam penyakit dapat menyerang dan sangat sulit untuk disembuhkan. HIV yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

Tanda pertama penderita obat HIV biasanya akan mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh. Setelah kondisi membaik orang yang terinfeksi HIV akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan secara perlahan kekebalan tubuhnya akan menurun karena serangan demam yang berulang.

Tanda-tanda atau gejala AIDS yang biasanya tidak ada gejala pada orang-orang yang terinveksi oleh HIV dalam waktu 5-10 tahun. Setelah itu mulai berkembang dan menunjukkan tanda-tanda atau gejala umum seperti berikut ini:

– Demam berkepanjangan lebih dari 1 bulan

– Selera makan mulai hilang

– Diare terus menerus dengan tanpa sebab lebih dari 1 bulan

– Pembengkakan kelenjar pada leher dan atau pada ketiak

– Berat badan menurun secara drastis lebih dari 10 %

– Batuk kronis lebih dari 1 bulan

Pencegahan Tanda dan Penularan HIV AIDS

Tidak ada vaksin untuk mencegah infeksi HIV AIDS dan tidak ada penyembuh untuk AIDS. Jaga kesehatan dan lindungi diri anda dari faktor-faktor risiko adalah jalan terbaik.

Jika Anda HIV negatif maka tindakan yang terbaik adalah:

– Ketahui apa itu HIV AIDS dan bagaimana penularannya.

– Pertimbangan untuk melakukan penyunatan pada laki-laki.

– Gunakan jarum suntik steril.

– Waspada terhadap darah transfusi.

– Ketahui status kesehatan pasangan seksual anda.

– Gunakan kondom setiap kali melakukan hubungan seksual.

– Periksakan kesehatan secara teratur.

Jika anda positif mengidap HIV AIDS maka anda harus melindungi orang di sekeliling anda dengan:

– Lakukan hubungan seksual yang aman dengan memakai kondom.

– Beritahukan pasangan anda bahwa anda mengidap HIV.

– Jika pasangan anda hamil, beritahukan bahwa anda mengidap HIV dan lakukan perawatan untuk menjaga kesehatannya dan bayinya.

– Jangan donorkan darah dan organ anda.

– Jangan berbagi pisau cukur atau sikat gigi.

– Katakan kepada orang lain yang anda rasa perlu untuk tahu bahwa anda mengidap HIV.

– Jangan berbagi jarum suntik.

– Jika anda hamil, ambil perawatan medis secepatnya.

  1. Mengkudu

Salah satu jenis obat herbal yang ternyata juga masuk dalam penelitian dunia terkait kemampuannya dalam menangani HIV dan efek kerusakan yang diakibatkannya adalah buah mengkudu.

Dalam penelitian yang dikembangkan di Hawaii diketahui adanya perpaduan antara scolopetin dan asam kaproat serta asam kaprat dalam mengkudu yang membantu membentuk sistek kekebalan tubuh, sekalipun yang sudah dirusak oleh serangan virus HIV.

Bahkan dalam sistem kekebalan ini terdapat sistem hipokelemestik yang berfungsi sebagai anti virus. Sehingga akan sangat efektif untuk mengatasi seranga virus HIV, termasuk membekukan, menghambat perkembangan dan menon aktifkan virus tersebut.

  1. Tanaman Geranium

Geranium itu adalah jenis tanaman yang memiliki kembang yang ukurannya kecil dan biasanya tumbuh secara rombongan. Kembang ini mempunyai warna yang beragam seperti pink, ungu, biru atau putih. Dari kebanyakan orang yang tahu kalau kembang ini hanya bisa melindungi tubuh dari terkena gigitan nyamuk.

Namun, para pakar peneliti baru-baru ini menemukan kalau ekstrak kembang geranium ini diyakini mampu menjadi obat herbal penyakit AIDS. Dan peneliti dari Jerman mengungkapkan bahwa kembang geranium ini bisa mencegah virus HIV menerjang sel manusia. Virus HIV ini tergolong menjadi dua jenis yaitu, HIV-1 dan HIV-2.

Dari ke-2 jenis virus itu bertanggung jawab memicu terjadinya penyakit AIDS pada seseorang. Dan para pakar penelitian menyatakan kalau kembang geranium itu mampu menjadi obat terbaru untuk mencegah virus HIV-1.

Pada saat melakukan penelitian di German research Centre for Environmental Health, Munich juga menemukan bahwa ekstrak geranium itu mampu mencegah virus untuk melakukan pelipat gandaan (replikasi) tipe baru dari HIV-1 dan menjaga sel daya tahan tubuh serta sel darah dari infeksi virus HIV tersebut.

  1. Bawang Putih

Bawang putih dipercaya bisa mengendalikan perkembangan atau infeksi virus. Bahkan bawang putih juga bisa membuat berbagai gejala yang berhubungan dengan sistem kekenalan tubuh menjadi lebih ringan.

Penderita yang memilih perawatan medis dengan obat-obatan ARV atau ART bisa mengurangi berbagai efek samping dengan makan bawang putih. Bawang putih bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga kesehatan menjadi lebih baik.