Obat HIV Aids

Penyakit ini menjadi momok yang menakutkan bagi siapa saja, upaya yang bisa kita lakukan adalah mengenali setiap gejala HIV AIDS sedari awal kemunculannya, lalu dengan cepat tanggap kita lakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan hal itu karena apabila ditangani dengan segera maka penyakit ini sangat mungkin untuk disembuhkan. Apa saja gejala awal terkena HIV AIDS?

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Suatu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh menjadi lemah sehingga tidak dapat melawan infeksi dan penyakit dan juga belum ada yang menemukan obat HIV ini. Sedangkan AIDS adalah singkatan dari acquired immunodeficiency syndrome yaitu sekumpulan gejala penyakit karena sistem kekebalan tubuh yang lemah sehingga dapat mengancam nyawa yang disebabkan oleh virus HIV.

Gejala HIV AIDS

Beberapa ciri HIV AIDS. Bahkan hal ini juga berlaku sebaliknya. Penyebab wanita bisa terkena HIV AIDS yang paling umum adalah hubungan seksual bebas atau pasangan yang memiliki pola hubungan seksual bebas. Biasanya wanita menjadi korban, sehingga sangat rentan depresi. Berikut ini beberapa ciri yang bisa dikenali:

  1. Flu Berat

Setelah dua minggu virus masuk ke dalam tubuh maka bisa menyebabkan kondisi tubuh wanita mengalami berbagai serangan asimtomatik. Berbagai jenis gejala flu bisa terjadi dengan mudah dan bahkan bisa berlangsung secara tiba-tiba.

Gejala yang paling mudah dikenali adalah seperti flu ringan, demam, sakit kepala, tubuh lemah, bersin dan batuk ringan. Gejala awal ini akan segera hilang setelah virus benar-benar masuk ke dalam tubuh namun sebenarnya virus berkembang dan siap menyerang sel darah putih.

  1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Semua orang memiliki kelenjar getah bening yang memang memiliki manfaat yang sangat penting bagi kesehatan. Kelanjar getah bening terletak di bagian leher, ketiak, selangkangan dan belakang kepala. Kelanjar getah bening berfungsi untuk menyerang infeksi yang masuk ke dalam tubuh.

Ketika virus HIV sudah menyebar kedalam tubuh maka membuat kelenjar getah bening bekerja sangat keras. Hal ini akan menyebabkan kelenjar getah bening membengkak selama beberapa bulan. Perawatan sesuai kondisi tubuh sangat diperlukan.

  1. Demam Parah

Wanita yang mengalami infeksi HIV AIDS akan lebih sering terserang demam. Demam bisa muncul tiba-tiba atau beserta dengan gejala lain. Suhu yang paling dianggap ringan adalah sekitar 38 derajat Celcius. Demam juga bisa terjadi dengan keringat dingin pada malam hari. Terkadang banyak penderita yang tidak memperhatikan demam karena penyebab yang sulit untuk ditemukan.

  1. Penyakit Infeksi

HIV AIDS memang akan membuat sistem kekebalan tubuh terus melemah. Kondisi ini akan membuat tubuh sangat rentan terhadap serangan infeksi dari bakteri, kuman dan virus lain. Tidak ada yang bisa mencegah infeksi yang muncul pada tubuh penderita HIV AIDS.

Tindakan menjaga kebersihan dan pola makan yang baik bisa membuat infeksi tidak mudah menyerang tubuh. Berikut ini jenis infeksi yang bisa terjadi pada tubuh:

– Infeksi paru-paru atau pneumonia

– TBC

– Hepatitis C

– Infeksi ginjal

– Infeksi saluran kemih

– Infeksi pencernaan

– Infeksi otak

– Infeksi kulit.

  1. Masalah Kesehatan Kulit

Masalah kesehatan kulit sangat rentan untuk wanita yang menderita HIV AIDS. Kondisi ini disebabkan karena kulit mudah terkena jenis penyakit kulit seperti akibat iritasi dan jamur. Beberapa gejala yang paling sering terjadi misalnya munculnya ruam dan bercak pada bagian ketiak, anus, kelamin, mulut dan pergelangan kaki atau tangan. Ruam bisa berkembang menjadi benjolan dan kulit menjadi lebih mudah terluka.

Obat HIV AIDS

Tanaman Geranium

Geranium itu adalah jenis tanaman yang memiliki kembang yang ukurannya kecil dan biasanya tumbuh secara rombongan. Kembang ini mempunyai warna yang beragam seperti pink, ungu, biru atau putih. Dari kebanyakan orang yang tahu kalau kembang ini hanya bisa melindungi tubuh dari terkena gigitan nyamuk.

Namun, para pakar peneliti baru-baru ini menemukan kalau ekstrak kembang geranium ini diyakini mampu menjadi obat herbal penyakit AIDS. Dan peneliti dari Jerman mengungkapkan bahwa kembang geranium ini bisa mencegah virus HIV menerjang sel manusia. Virus HIV ini tergolong menjadi dua jenis yaitu, HIV-1 dan HIV-2.

Dari ke-2 jenis virus itu bertanggung jawab memicu terjadinya penyakit AIDS pada seseorang. Dan para pakar penelitian menyatakan kalau kembang geranium itu mampu menjadi obat terbaru untuk mencegah virus HIV-1.

Pada saat melakukan penelitian di German research Centre for Environmental Health, Munich juga menemukan bahwa ekstrak geranium itu mampu mencegah virus untuk melakukan pelipat gandaan (replikasi) tipe baru dari HIV-1 dan menjaga sel daya tahan tubuh serta sel darah dari infeksi virus HIV tersebut.

Seperti yang telah dilakukan oleh para peneliti mengenai beberapa percobaan klinis untuk mengetahui, apakah efek dari kembang geranium itu aman untuk dikonsumsi manusia. Di german, peneliti juga telah melegalkan pemanfaatan ekstrak ini sebagai obat herbal hiv.

Ekstrak geranium ini juga cukup menjamin untuk dikonsumsi sebagai obat pencegah HIV-1.  Selain itu, kembang geranium ini juga bisa didapatkan dan ditaruh dengan mudah. Cara kerja ekstrak  geranium ini tidak sama dengan semua obat obatan anti HIV 1 yang telah digunakan dalam uji klinis.

Dengan begitu, kembang geranium ini menjadi tanaman yang sangat penting untuk dimanfaatkan sebagai obat anti-HIV sebagai supplemen. Penggunaan ekstrak geranium sebagai obat hiv herbal juga menjanjikan sekali, dikarenakan hanya membutuhkan sedikit sumber daya, mudah dikembangkan & tidak perlu melakukan proses pendinginan.

Nah, itulah beberapa jenis tanaman tradisional yang bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal HIV AIDS yang ampuh. Tetapi, bagi Anda yang tak ingin kerepotan untuk meramu sendiri tanaman tradisional tersebut.

Dijaman yang serba moderen ini, sudah banyak produk herbal yang mengkombinasikan ekstrak dari beberapa jenis tanaman tradisional, yang juga berkhasiat membantu menyembuhkan penyakit HIV AIDS yang Anda derita.

Antara lain itu seperti tanaman keladi tikus dan daun sirsak, selain itu produk herbal yang mengekstrak beberapa jenis tanaman seperti tanaman buah zaitun, manggis, acai berry, delima merah, blueberry, dan tomat, juga ikut membantu dalam mempercepat proses penyembuhan.