Obat HIV Manjur

Obat HIV Manjur

Apa saja faktor penyebab HIV AIDS ? AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) atau syndrome penurunan kekebalan tubuh yang di dapat, adalah infeksi yang disebabkan oleh virus yang disebut HIV (Human Immunodeficiency Virus). Penyakit HIV/AIDS merujuk pada keadaan seseorang yang tidak lagi memiliki sistem kekebalan tubuh sehingga berbagai macam penyakit dapat menyerang dan sangat sulit untuk disembuhkan. HIV yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

Tanda pertama penderita obat HIV biasanya akan mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh. Setelah kondisi membaik orang yang terinfeksi HIV akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan secara perlahan kekebalan tubuhnya akan menurun karena serangan demam yang berulang.

Tanda-tanda atau gejala AIDS yang biasanya tidak ada gejala pada orang-orang yang terinveksi oleh HIV dalam waktu 5-10 tahun. Setelah itu mulai berkembang dan menunjukkan tanda-tanda atau gejala umum seperti berikut ini:

– Demam berkepanjangan lebih dari 1 bulan

– Selera makan mulai hilang

– Diare terus menerus dengan tanpa sebab lebih dari 1 bulan

– Pembengkakan kelenjar pada leher dan atau pada ketiak

– Berat badan menurun secara drastis lebih dari 10 %

– Batuk kronis lebih dari 1 bulan

Pencegahan Tanda dan Penularan HIV AIDS

Tidak ada vaksin untuk mencegah infeksi HIV AIDS dan tidak ada penyembuh untuk AIDS. Jaga kesehatan dan lindungi diri anda dari faktor-faktor risiko adalah jalan terbaik.

Jika Anda HIV negatif maka tindakan yang terbaik adalah:

– Ketahui apa itu HIV AIDS dan bagaimana penularannya.

– Pertimbangan untuk melakukan penyunatan pada laki-laki.

– Gunakan jarum suntik steril.

– Waspada terhadap darah transfusi.

– Ketahui status kesehatan pasangan seksual anda.

– Gunakan kondom setiap kali melakukan hubungan seksual.

Obat HIV Yang Mujarab

Obat HIV Yang Mujarab

Ketika pertama kali mendengar istilah penyakit HIV AIDS tentunya yang berada dalam pikiran kita adalah gambaran sebuah penyakit yang berbahaya dan sampai saat ini belum ditemukan obat hiv yang tepat dan berhasil menyembuhkan akan penyakit ini. Penyakit HIV adalah salah satu jenis penyakit yang cara penularannya adalah memalui hubungan seksual. Dalam bahasa medisnya adalah masuk dalam golongan Penyakit Menular Seksual (PMS).

Penyakit HIV AIDS adalah penyakit yang disebabkan oleh suatu virus yang biasanya ditularkan dari satu orang kepada orang lain melalui kontak seksual. Virus HIV AIDS yang telah masuk ke dalam tubuh seseorang tidak akan menimbulkan gejala-gejala yang terlihat secara fisik sehingga penderitanya terlihat normal seperti tidak sedang terkena penyakit.

Namun, perlu diwaspadai, walaupun drai luar penderita HIV tampak normal-normal saja, tetapi dia dapat menularkan virus tersebut kepada orang lain dalam berbagai cara yang mungkin juga tidak disadari oleh penderita itu.

Apa saja bahaya HIV AIDS ? Berikut beberapa bahaya HIV AIDS, antara lain :

  1. Bahaya HIV AIDS dapat menular melalui hubungan seks

Melalui hubungan seks penetratif (penis masuk kedalam vagina/anus) yang dilakukan tanpa menggunakan kondom Hubungan seks seperti ini memungkinkan tercampurnya cairan sperma dengan cairan vagina (untuk hubungan seks lewat vagina). Sedangkan hubungan sek melalui anus bisa memungkin tercampurnya cairan sperma dengan darah.

Hubungan seksual secara anal (lewat dubur) paling berisiko menularkan HIV, karena epitel mukosa anus relatif tipis dan lebih mudah terluka dibandingkan epitel dinding vagina, sehingga HIV lebih mudah masuk ke aliran darah. Dalam berhubungan seks vaginal, perempuan lebih besar risikonya daripada pria karena selaput lendir vagina cukup rapuh.

Disamping itu karena cairan sperma akan menetap cukup lama di dalam vagina, kesempatan HIV masuk ke aliran darah menjadi lebih tinggi. HIVdi cairan vagina atau darah tersebut, juga dapat masuk ke aliran darah melalui saluran kencing pasangannya.

Orang yang punya penyakit infeksi jika memiliki luka atau ada cairan dari tubuh yang keluar maka bisa 10 kali menularkan potensi HIV kepada pasangannya lewat hubungan seks. Perilaku gonta ganti pasangan seks tanpa menggunakan kondom juga sangat berisiko. Untuk itu lakukan hubungan seks yang aman, sesuai dengan ajaran agama.

Obat HIV Paling Manjur

Obat HIV Paling Manjur

HIV adalah virus dan pemicu tertentu yang menyebabkan infeksi. HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Nama tersebut dengan jelas mendeskripsikan virus ini—hanya menginfeksi manusia dan menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga membuatnya tidak mampu bekerja sebagaimana mestinya. Sedangkan, AIDS adalah suatu kondisi atau sindrom yang dapat disebabkan oleh HIV. AIDS singkatan dari Acquired Immunodeficiency Syndrome. Sindrom ini berkembang ketika HIV sudah sangat merusak sistem kekebalan tubuh. Gejala yang ditimbulkan AIDS bergantung pada jenis infeksi yang mengakibatkan kerusakan sistem imun sehingga tidak mampu melawan infeksi berbagai penyakit lain.

Pada dasarnya obat HIV AIDS merupakan sebuah obat  yang melemahkan virus ini. Maka bersyukurlah bagi Anda yang sampai saat ini belum terserang oleh penyakit HIV AIDS ini, dan upayakan sebisa mungkin jauhkan dan hindarilah diri dari penyakit yang membahayakan ini. Pasti yang menjadi pertanyaan sekarang ini, faktor apa yang mengakibatkan orang lain bisa tertular dengan penyakit HIV AIDS ?

  1. Akibat pemakaian jarum suntik yang tidak steril, hal tersebut sangat bisa mendorong orang-orang untuk terserang oleh penyakit HIV AIDS. Dan para pengguna narkoba yang kadang-kadang sama-sama bertukar jarum suntik akan dengan gampang tertular oleh penyakit HIV AIDS.

Dan penularan ini bisa terjadi diakibatkan jarum suntik yang tidak steril, yang dikarenakan oleh cairan pada pengidap HIV AIDS pindah kedalam tubuh yang sehat (normal).

  1. Dampak dari berhubungan intim bebas – melakukan hubungan intim tidak sehat & tidak memakai pelindung akan jadi peringkat ke-1 terbesar pemicu menularnya HIV AIDS. Terjadinya hal ini dikarenakan ketika terjadi kontak sekresi di cairan vagina pada bagian alat kelamin akan membuat seseorang tertular dengan penyakit HIV AIDS.
  2. Berhubungan intim tanpa menggunakan pengaman, sering gonta-ganti pasangan ketika berhubungan intim akan beresiko untuk terjangkit oleh penyait HIV AIDS. Apalagi berhubungan tanpa menggunakan pengaman maka akan lebih beresiko lagi.
  3. Karena transfusi darah yang tidak steril, cairan dalam tubuh orang yang mengidap penyakit AIDS sangat gampang menular, sehingga ketika melakukan transfusi darah, Anda harus lebih teliti, sebab pemilihan & penyeleksian donor adalah fase pertama untuk mencegah terjadinya penularan AIDS.
  4. Genetik (keturunan), seorang ibu yang terjangkit oleh AIDS bisa mewarisi penyakit yang dideritanya kepada janin yang dikandung dalam perutnya. Penularan HIV lewat rahim pada waktu parinatal terjadi ketika minggu akhir masa kehamilan. Adapun angka penularan virus ketika masa kehamilan dan persalinan yakni mencapai 25%.

Dan penyakit ini termasuk kedalam penyakit yang bisa di warisi oleh sang ibu kepada anaknya. Selain itu, dengan menyusui juga bisa membuat resiko penularan penyakit HIV AIDS meningkat hingga 4%.

5 Gejala Awal Penyakit HIV AIDS Yang Wajib Anda Ketahui

Meskipun HIV AIDS bisa mengakibatkan gangguan pada kondisi kesehatan yang serius, tapi sangat disayangkan gejala awal dari penyakit HIV AIDS kurang diketahui. Sehingga pada akhirnya penyakit ini diketahui pada saat telah masuk tahap stadium yang kronis /parah.

Berikut Gejalanya:

  1. Ruam kulit, sebuah ruam kulit seperti bisul & jerawat yang mendadak menyerang tubuh dapat pula jadi pertanda awal adanya penyakit HIV AIDS. Terjadinya penyakit kulit ini hanya seketika sehabis Anda terkena infeksi HIV.
  2. Kecapean, disaat virus itu sudah masuk kedalam tubuh Anda, maka mereka akan mengenai sel-sel yang sehat dalam tubuh . Sehingga bisa mengakibatkan kecapean dan membuat tubuh menjadi lemah.
  3. Mual, muntah & diare, diare yang berlangsung terjadi dan dengan disertai mual & muntah juga bisa jadi gejala bahwa diri Anda terkena infeksi penyakit HIV AIDS.
  4. Demam, gejala utama penyakit HIV AIDS ini juga bisa berupa demam ringan, sakit tenggorokan serta terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening. Hal tersebut bisa menjadi pertanda bahwa virus tersebut sudah masuk ke aliran darah & merusak sistem imunitas tubuh Anda.
  5. Nyeri otot, terjadinya nyeri otot ini karena adanya peradangan pada kelenjar getah bening Anda. Nyeri inipun bisa melanda bagian sendi & pangkal paha / lutut.

Obat untuk Penderita HIV

  1. Kelapa

Kelapa & minyak kelapa dimanfaatkan dalam bermacam bentuk pengobatan tradisional. Yang paling populer yakni merupakan pengobatan kuno (Ayurveda) di India. Nah, disini produk kelapa menduduki posisi penting dan juga merupakan bagian utama dalam beberapa macam obat.

Minyak kelapa ini juga populer dikarenakan khasiatnya dalam pemulihan baik itu dalam pengobatan kuno (Ayurveda), ataupun pengobatan rakyat di India dalam membantu mengobati berbagai kondisi seperti luka, jamur kulit, borok, luka bakar, batu ginjal serta obat HIV alami.

Obat HIV Paling Ampuh

Obat HIV Paling Ampuh

Selain itu bahaya  penyakit HIV AIDS juga selain bisa mengancam nyawa penderitanya namun dapat pula mengancam orang disekitarnya yang berpotensi tertular dengan penyakit HIV AIDS ini. Orang yang terinfeksi dengan virus AIDS akan merasakan tekanan mental & akan dikucilkan atau dijauhi oleh orang orang di sekitarnya. Pada dasarnya HIV AIDS merupakan sebuah penyakit yang menakutkan dan berbahaya. Maka bersyukurlah bagi Anda yang sampai saat ini belum terserang oleh penyakit HIV AIDS ini, dan upayakan sebisa mungkin jauhkan dan hindarilah diri dari penyakit yang membahayakan ini karena obat HIV belum juga ditemukan.

Infeksi HIV juga sudah di jadikan sebagai pemicu penyakit AIDS. Tahap HIV di dalam tubuh dan munculnya beragam infeksi tertentu adalah petunjuk bahwa infeksi HIV sudah berkembang menjadi AIDS.

Cara Penularan HIV AIDS

– Melalui hubungan intim yang tidak lazim.

– Penggunaan jarum suntik secara berulang seperti pengguna narkoba.

– Melalui transfusi darah.

– Di tularkan dari ibu yang sedang menyusui bayinya.

– Penggunaan silet, pisau cukur dengan bersamaan hingga mengakibatkan luka, yang mana benda tersebut telah terinfeksi virus HIV AIDS.

Gejala Awal Infeksi HIV

– Terjadi demam.

– Diare.

– Ada rasa nyeri di kepala.

– Nyeri otot.

– Mudah capek.

– Terasa nyeri ketika menelan.

– Mual, muntah.

– Terdapat lesi merah dibagian tubuh (yang muncul pada dada) dan biasanya tidak berasa gatal.

– 3 Pertanda Orang Dewasa Terserang HIV

– Berat badan menyusut selama 1 bulan bahkan lebih tanpa diketahui apa penyebabnya.

– Mengalami demam selama satu bulan baik yang terjadi langsung atau hilang timbul.

– Diare, yang terjadi selama satu bulan / lebih.

– 5 Pertanda Orang Dewasa Mengidap Penyakit AIDS

– Mengalami batuk kering dalam waktu yang cukup lama.

– Bengkak dibagian kelenjar (leher, ketiak atau selangkangan) dengan / tanpa infeksi aktif.

– Candidiasis, yang putih, membawa ruam pada mulut, lidah atau tenggorokan.

– Bagian kulit diseluruh tubuh terasa gatal.

Obat HIV Mujarab

Obat HIV Mujarab

Pengertian HIV merupakan singkatan dari ‘Human Immunodeficiency Virus’. HIV adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Dan sebelum menyebabkan AIDS lebih baik anda mengkonsumsi obat HIV. AIDS merupakan singkatan dari ‘Acquired Immuno-Deficiency Syndrome’ yang merupakan suatu kumpulan tanda & infeksi ( sindrom ) yang muncul akibat sistem imunitas tubuh yang rusak dikarenakan infeksi HIV, atau infeksi dari virus-virus lain yang sama yang menyerbu spesies lainnya seperti (SIV, FIV, dsb).

Tahapan HIV menjadi AIDS

  1. Tahap pertama terserang infeksi HIV, tandanya mirip dengan Influenza yakni : lemas, demam, batuk, nyeri dibagian sendi, nyeri pada tenggorokan dan kelenjar yang membesar. Gejala-gejala tersebut akan hilang dengan sendirinya dalam hitungan hari.
  2. Tahap tanpa gejala, meskipun tidak ada gejala, tetapi disaat melakukan tes darah ditemukan antibodi HIV (HIV positif). Hal tersebut terjadi 5-7 tahun.
  3. Tahap ARC (Aids Related Complex), pada tahap ini muncul gejala-gejala awal AIDS. ARC itu adalah istilah yang diperoleh 2 atau lebih gejala yang berlangsung.

Pada umumnya HIV dan virus-virus semacamnya bisa ditularkan lewat kontak langsung antara lapisan kulit dalam {membran mukosa} / aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, cairan vagina, air mani, cairan preseminal, dan juga air susu ibu.

Virusnya itu sendiri bernama HIV {Human Immunodeficiency Virus} merupakan suatu virus yang bisa melemahkan sistem imunitas tubuh. Orang yang terserang virus ini akan  dengan gampang ia terkena infeksi oportunistik / gampang terserang tumor.

Obat untuk HIV

  1. Daun Sirsak

Karena, daun sirsak ini mengandung banyak sekali senyawa ajaib yang sangat berkhasiat dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh, diantaranya kandungan senyawa yang terdapat didalam daun sirsak itu seperti:

– senyawa acetogenins,

– annohexocin,

– annonacin,

– annocatacin,

– annocatalin,

– annomuricin,

– anomurine,

– caclourine,

– gentisic acid,

– anonol,

– gigantetronin,

– linoleic acid,

– dan muricapentocin, yang mana semua senyawa itu fungsinya untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Kini khasiat daun sirsak makin terkuak saja, dan ternyata daun sirsak ini sudah banyak sekali di jadikan dan di manfaatkan sebagai bahan untuk membuat obat tradisional untuk membantu mengatasi sekaligus menyembuhkan beragam jenis penyakit. Selain berkhasiat untuk mengobati beragam macam penyakit kanker, daun sirsak ini juga berkhasiat mampu untuk digunakan sebagaiobat herbal hiv aids.

Untuk mendapatkan khasiat dari daun sirsak juga sangat mudah, Anda dapat mengkonsumsi daun sirsak yang sudah di ekstrak menjadi obat herbal atau dengan merebus daun sirsak ini sendiri. Sebab, di negara Indonesia tanaman sirsak ini sangat gampang untuk tumbuh, sehingga kita ini tidak akan kesulitan untuk menemukannya.

Obat Untuk Menyembuhkan HIV

Obat Untuk Menyembuhkan HIV

HIV adalah infeksi menular seksual. Virus ini juga dapat ditularkan melalui kontak dengan darah yang terinfeksi, misalnya menggunakan jarum suntik bersama-sama, mesin tato yang terkontaminasi, dan sebagainya. Bisa juga ditularkan dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan atau menyusui. Ketika obat HIV masuk ke tubuh manusia, ia akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk melemahkan sistem kekebalan tubuh sampai akhirnya menjadi penyakit AIDS.

Setelah infeksi awal, seseorang mungkin tidak memiliki gejala apapun. Ini disebut fase laten. Pada beberapa orang, pembengkakan kelenjar getah bening tetap terjadi selama fase laten ini. Jika tidak, maka tidak ada tanda-tanda dan gejala khusus. Perkembangan penyakit bervariasi antar individu dimana kondisi ini dapat berlangsung dari beberapa bulan sampai lebih dari 10 tahun.

Selama periode ini, virus terus berkembang biak secara aktif dan menginfeksi dan membunuh sel-sel sistem kekebalan tubuh. Padahal sistem kekebalan tubuh kita berfungsi untuk melawan bakteri, virus, dan penyebab infeksi lainnya.

Sel-sel kekebalan tubuh yang diserang oleh virus HIV yaitu sel-sel yang merupakan pejuang infeksi primer, yang disebut CD4+ atau sel T4.

Gejala Awal Infeksi HIV

Setelah sistem kekebalan tubuh melemah, seseorang yang terinfeksi HIV dapat mengembangkan gejala berikut:

– Lemah

– Berat badan turun

– Ruam kulit persisten atau kulit terkelupas

– Kehilangan memori jangka pendek

– Demam dan sering berkeringat

– Infeksi jamur persisten atau sering terjadi

– Infeksi herpes pada mulut, genital, atau anus.

– Berkembang menjadi AIDS

Obat

  1. Terapi dengan Bawang Putih

Bawang putih dipercaya bisa mengendalikan perkembangan atau infeksi virus. Bahkan bawang putih juga bisa membuat berbagai gejala yang berhubungan dengan sistem kekenalan tubuh menjadi lebih ringan. Penderita yang memilih perawatan medis dengan obat-obatan ARV atau ART bisa mengurangi berbagai efek samping dengan makan bawang putih. Bawang putih bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga kesehatan menjadi lebih baik.

  1. Tanaman Geranium

Geranium itu adalah jenis tanaman yang memiliki kembang yang ukurannya kecil dan biasanya tumbuh secara rombongan. Kembang ini mempunyai warna yang beragam seperti pink, ungu, biru atau putih. Dari kebanyakan orang yang tahu kalau kembang ini hanya bisa melindungi tubuh dari terkena gigitan nyamuk.

Obat Untuk Mengatasi HIV

Obat Untuk Mengatasi HIV

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Suatu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh menjadi lemah sehingga tidak dapat melawan infeksi dan penyakit. Sedangkan AIDS adalah singkatan dari acquired immunodeficiency syndrome yaitu sekumpulan gejala penyakit karena sistem kekebalan tubuh yang lemah sehingga dapat mengancam nyawa yang disebabkan oleh virus HIV. Dengan kata lain AIDS adalah tahap akhir dari infeksi HIV, ketika tubuh tidak lagi bisa melawan infeksi yang dapat mengancam jiwa. Dengan diagnosis dini dan mengetahui gejala HIV AIDS dan obat HIV yang efektif, kebanyakan orang dengan HIV tidak akan terus mengembangkan AIDS.

Mengatasi HIV AIDS

Sementara banyak ilmuwan yang terus mengembangkan obat untuk HIV AIDS, maka beberapa pakar juga bergerak untuk mencoba menemukan obat tradisional. Beberapa bahan khusus yang ditemukan dari alam diyakini bisa menyembuhkan HIV.

Namun cara mengobati HIV AIDS ini belum tentu efektif untuk semua penderitanya sehingga selama perawatan penderita tetap harus menjalankan terapi atau konsultasi dengan dokter. Berikut ini adalah beberapa jenis langkah perawatan tradisional :

  1. Terapi dengan Bawang Putih

Bawang putih dipercaya bisa mengendalikan perkembangan atau infeksi virus. Bahkan bawang putih juga bisa membuat berbagai gejala yang berhubungan dengan sistem kekenalan tubuh menjadi lebih ringan.

Penderita yang memilih perawatan medis dengan obat-obatan ARV atau ART bisa mengurangi berbagai efek samping dengan makan bawang putih. Bawang putih bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga kesehatan menjadi lebih baik.

  1. Yoga

Yoga adalah salah satu latihan tubuh yang disarankan untuk penderita HIV AIDS. Yoga bisa menggerakan organ tubuh dengan baik hingga ke bagian semua syaraf tubuh. Selain itu, yoga juga bisa memberikan efek yang menenangkan untuk pikiran sehingga mengurangi stress dan depresi.

Penderita HIV AIDS sangat disarankan untuk melakukan yoga mulai dari tahap awal. Latihan dengan seorang instruktus harus dilakukan untuk membantu menemukan jenis yoga yang paling baik bagi penderita.

  1. Akupuntur

Akupuntur adalah tehnik perawatan dengan menggunakan jarum kecil yang ditusukkan ke titik dibagian tubuh tertentu. Perawatan ini memang tidak bisa menyembuhkan HIV AIDS tapi bisa mengendalikan rasa sakit akibat infeksi dari virus yang sudah masuk ke tubuh. Akupuntur juga bisa membantu peredaran darah menjadi lebih baik sehingga bisa mengurangi efek infeksi yang lebih cepat.

Obat Memperlambat HIV

Obat Memperlambat HIV

HIV atau Human immunodeficiency virus  adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Virus yang merusak daya tahan tubuh dengan menyerang sistem kekebalan/imunitas tubuh sehingga sistem kekebalan tubuh menjadi tidak berdaya dalam melawan infeksi. Sampai saat ini belum bisa dipastikan sumber utama penyebab adanya virus HIV. Virus ini pertama kali ditemukan pada tahun 1959 dari sampel darah seorang laki-laki dari Kinshasa di Republik Congo dan tidak dIketahui bagaimana ia terinfeksi dan mendapatkan obat HIV.

AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sindrom atau infeksi yang timbul akibat virus HIV dan merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Dengan demikian akan mempermudah semua jenis virus menjangkiti tubuh manusia tanpa takut diserang oleh imun tubuh lagi, seperti SIV (Simian immunodeficiency virus) dan FIV (Feline immunodeficiency virus).

Gejala AIDS

Dalam sebagian besar kasus, gejala HIV adalah hasil dari infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan parasit. Kondisi ini biasanya tidak terjadi pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat, yang melindungi tubuh terhadap infeksi.

Tanda dan gejala awal infeksi HIV

Banyak orang dengan HIV tidak memiliki gejala selama beberapa tahun, sedangkan yang lain mungkin mengalami gejala mirip flu, biasanya dua sampai enam minggu setelah terkena virus. Gejala-gejala dapat bertahan hingga empat minggu.

Gejala awal infeksi HIV dapat mencakup:

– Sakit tenggorokan

– Berkeringat (terutama pada malam hari)

– Pembengkakan kelenjar

– Demam

– Panas dingin

– Nyeri sendi

– Sakit otot

– Ruam merah

– Kelelahan

– Lesu

Infeksi HIV tidak bergejala

Dalam banyak kasus, setelah gejala awal hilang, tidak akan ada gejala yang lebih lanjut selama bertahun-tahun. Selama waktu ini, virus membawa pada pengembangan dan merusak sistem kekebalan tubuh. Proses ini dapat memakan waktu hingga 10 tahun dan ia tidak mengalami gejala, merasa baik dan tampak sehat.

Infeksi HIV stadium

Jika tidak diobati, HIV melemahkan kemampuan untuk melawan infeksi. Ia menjadi rentan terhadap penyakit serius. Jika sudah memasuki tahapan ini, maka inilah yang disebut AIDS.

Obat HIV AIDS Terbaru

Obat HIV AIDS Terbaru

HIV adalah infeksi menular seksual. Virus ini juga dapat ditularkan melalui kontak dengan darah yang terinfeksi, misalnya menggunakan jarum suntik bersama-sama, mesin tato yang terkontaminasi, dan sebagainya. Bisa juga ditularkan dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan atau menyusui. Ketika obat HIV masuk ke tubuh manusia, ia akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk melemahkan sistem kekebalan tubuh sampai akhirnya menjadi penyakit AIDS.

Definisi AIDS termasuk semua orang terinfeksi HIV yang memiliki kurang dari 200 sel CD4+ per mikroliter darah. Definisi ini juga mencakup 26 kondisi penyakit yang umum pada penyakit HIV lanjut, tetapi yang jarang terjadi pada orang sehat.

Artinya orang yang terkena HIV karena kekebalan tubuhnya lemah, maka akan mudah terserang infeksi baik oleh bakteri, virus, jamur, parasit, maupun organisme lainnya kondisi ini disebut dengan infeksi oportunistik. Jadi yang menjadi gejala dan penderitaan adalah infeksi yang menyerang (oportunistik), bukan penyakit AIDS itu sendiri.

Tanda-tanda dan gejala AIDS yang merupakan tanda-tanda infeksi oportunistik adalah sebagai berikut:

– Keringat berlebihan di malam hari

– Sulit atau sakit saat menelan

– Sesak napas, bisa terjadi akibat pneumonia atau paru-paru basah yang sering disebabkan oleh mikoorganisme pneumocystic carinii.

– Menggigil atau demam lebih tinggi dari 100 F (38 C) selama beberapa minggu

– Batuk, karena seringnya terkena peradangan atau infeksi di tenggorokan.

– Diare kronis, maksudnya adalah menderita diare yang lama meskipun telah diobati namun tak kunjung sembuh.

– Bintik-bintik putih Persistent atau lesi yang tidak biasa di lidah atau di mulut (sariawan)

– Penglihatan kabur dan terdistorsi

– Kelelahan yang terus menerus

– Berat badan turun drastis

– Sakit kepala

– Ruam kulit atau benjolan

Orang dengan AIDS rentan untuk juga terhadap berbagai kanker seperti sarkoma Kaposi, kanker leher rahim, dan kanker sistem kekebalan yang disebut limfoma.

Obat HIV AIDS

  1. Tanaman Daun Sirsak

Kemungkinan daun sirsak ini tidak semenarik daging buah sirsaknya. Akan tetapi kenyataannya, daun sirsak ini mempunyai manfaat yang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan buahnya.